Spice Up Your Video……!

1. Get down to their level
Untuk mengambil gambar anak-anak, hewan, tanaman, jangan memakai pandangan orang dewasa yang berdiri. Lebih keren kalo shoot diambil dengan jongkok/duduk dilantai/ tiduran, kotor dikit gak pa pa lah….

2. Plan for your background
Background, background dan background. carilah background yg paling menarik, otomatis video anda pasti langsung terlihat lebih menarik. cek di kamera, hindari back ground yg sangat “sibuk” dengan aktivitas maupun warna, subjek anda akan tenggelam. Hindari juga background yang terlalu terang sehingga subjek jadi backlit- gelap dan tidak focus.

3. Use cutaways
Biasanya untuk video suatu acara/event seperti kawinan, seminar, ceramah memerlukan Master Shot (ini adalah video utama mengenai acara, misalnya kalo kawinan ya ini mengcover semua kegiatan pengantin). Selain master shot, anda harus juga mengambil Stock-shot misalnya close up para hadirin, gambar gedung, gambar orang tua pengantin, dll shoot sebanyak mungkin. Pada saat editing, stock shot dapat menutupi kekurangan di Master Shot. Misalnya ada seminar, pembicaranya bikin bosen, masukkan stock shot untuk membuat pemirsa video tidak tidur.

4. Use wide or telephoto angles
Gunakanlah fasilitas wide angle & telephoto lenses. Telephoto biasanya dipakai bila posisi kamera jauh dari subjek atau untuk membuat 2 objek terlihat lebih dekat satu sama lain, misalnya untuk adegan tabrakan atau perkelahian. Wide angle juga dipakai untuk menangkap background sebanyak mungkin dengan subjek dekat dengan kamera.

5. Use a natural frame
Sesuatu yang di bingkai pasti akan menarik perhatian kita dan mudah memfokuskan perhatian. Dalam video, kita bisa menggunakan bingkai pada saat shooting maupun dalam editing. Misalnya kita pakai jendela atau pintu sebagai bingkai pemandangan yang indah.

6. Depth of field
Ini adalah teknik yg penting untuk meniru videographer professional. Definisi Depth of Field adalah area di depan kamera nampak sangat fokus. Shallow depth of field membuat subjek sangat fokus dan background maupun foreground tidak fokus. Deep depth of field membuat subjek, foreground dan background relatif fokus. Yang biasanya di anggap bagus atau biasa disebut Film-Look adalah shallow depth of filed, dengan handycam biasa agak sulit untuk mengejar kualitas gambar film-look. Biasanya dengan mengatur appeture atau menambah filter khusus.

7. Avoid on-camera zooms
video yg menyebalkan adalah video dengan kamera statis dan melakukan zoom in dan zoom out terus menerus. Pakailah zoom in, kemudian cut, pindahkan gambar ke yang lain, baru zoom out.

8. Try moving the camera
Tapi jangan goyang – goyang gambarnya…!. Dua cara dasar menggerakkan kamera adalah dolly (bukan yg di surabaya !) dan Trucking (gak ada hubungan sm truk/bus). Dolly adalah gerakan maju-mundur (halah….) kamera relatif kepada subjek, misalnya bergerak menuju subjek atau bergerak diantara orang2 dan menuju subjek. Trucking adalah gerakan ke kiri- kanan relatif terhadap subjek, misalnya jalan miring kaya’ kepiting atau naik mobil pelan-pelan, shoot gedung pernikahan anda.

9. Try an Unusual Camera Angle
Cobalah sudut pengambilan gambar yang tidak biasa. banyak cara yang bisa dilakukan misalnya: sambil duduk di lantai, pakai tangga untuk top angle, julurkan tangan anda ke atas untuk “pemandangan dari atas”. Gunakan foreground (shoot dari balik sebuah objek) misalnya tanaman, gelas, jendela, orang, dll. Dalam meng-edit, sudut pandang yg aneh bisa menjadi tambahan agar membuat video anda tidak monoton.

10. Watch TV with a critical eye
Menonton TV, musik video, Film adalah cara yg paling mudah untuk belajar videography. Hal yg perlu di perhatikan antara lain adalah berapa lama sebuah adegan di tayangkan sebelum di-cut adengan lain, sudut pengambilan gambar, pencahayaan, bagaimana master shot dan stock shot dipakai dan lain lain.

11. Edit tightly
Hayo di edit ! jangan males ngedit. Tips untuk mengedit:
– Temukan inti dari video anda, pilihlah video yg menarik dan bagus kemudian buang sisanya.
– Hati-hati terhadap klip yg anda pilih, perhatikan pemirsa video anda. video turis nudis di Bali tentu bukan konsumsi anak anda, atau video istri anda ngorok saat tidur, nanti malah berantem.
– Keep it short. jangan panjang-panjang dong, orang ntar bosen, biasanya untuk sebuah dokumenter, 10 menit sudah cukup.

Theo

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s