Rupiah menguat. tertinggi sejak Juni 2007

Tren penguatan nilai tukar rupiah sejak awal bulan terus berlanjut. Pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup menguat 26 poin ke level 8.860 per dolar Amerika Serikat.

Penguatan kali ini merupakan yang tertinggi sejak Juni 2007.

Menurut Yohanes Ginting dari PT Monex Investindo Futures, faktor utama penguatan rupiah adalah kenaikan suku bunga Bank Indonesia menjadi 6,75 persen. Kenaikan suku bunga acuan ini langsung mendorong masuknya dana asing ke Indonesia.“Bank sentral tidak mampu membendung dana asing yang masuk pasar instrumen domestik,” ujarnya kemarin.

Dana-dana asing kebanyakan dibelanjakan di pasar saham dan obligasi. Apalagi pada bulan ini, kata Yohanes, pemerintah menjual sukuk retail dan saham Garuda serta berencana menerbitkan saham baru Bank Mandiri. Masuknya dana asing membuat permintaan rupiah meningkat tajam.

Dia memperkirakan, tren penguatan rupiah bakal berlangsung lama karena didukung faktor fundamental ekonomi yang cukup bagus. Misalnya prospek pertumbuhan ekonomi bakal di atas 6 persen. Pertumbuhan ini lebih baik dibanding masih rapuhnya ekonomi Amerika dan krisis utang di Eropa.

Penguatan rupiah tentu saja disambut positif pemerintah.“Nilai tukar yang rendah ini akan meredam inflasi karena impor,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang P.S. Brodjonegoro kemarin. Dia memperkirakan rupiah pada tahun ini akan berada pada level 8.900-9.000 per dolar AS.

Bambang tak khawatir penguatan rupiah akan berdampak pada daya saing ekspor. Sebab, ekspor Indonesia didominasi bahan mentah, seperti minyak sawit mentah (CPO) dan batu bara.“Dua komoditas ini tak terlalu terpengaruh kurs,”katanya.

Sementara itu, kalangan pengusaha melihat pelemahan dolar bakal mengganggu ekspor.

“Jika rupiah sudah menyentuh 8.800 per dolar, artinya sudah kuning,” kata Ketua Gabungan Pengusaha Elektronik Ali Soebroto Oentaryo.

Alasannya, eksportir hanya mengambil keuntungan 10 persen dari kegiatan ekspor.

Menguatnya rupiah, kata Ali, tak akan mempengaruhi kinerja ekspor produk elektronik. Sebab, pengusaha akan menjual dengan harga rendah untuk pasar luar negeri.

“Target ekspor tetap tercapai, tapi perusahaan belum tentu bertahan pada tahun berikutnya.”
Theo

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s