Harga Karet Lelang Di KUD Sumsel Turun

(Berita Daerah – Sumatera) – Harga karet giling tipis melalui pasar lelang di tingkat Koperasi Unit Desa di Sumatra Selatan sejak sepekan terakhir tercatat Rp27.660 per kilogram, turun dibanding pekan lalu sekitar Rp29.775 per kg.

Data pada Dinas Perkebunan Sumsel menunjukkan, harga karet giling tipis di tingkat pasar lelang Koperasi Unit Desa (KUD) di beberapa daerah sentra produksi dalam sepekan terakhir menurun.

Selama sebulan terakhir harga karet di tingkat KUD memang belum stabil, selalu berfluktuasi, namun cenderung semakin membaik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain di tingkat KUD, harga di tingkat petani juga masih belum stabil. Harga karet di tingkat petani yang dibeli tercatat Rp19.500 hingga Rp20 ribu per kilogram.

Menurut Salman, pedagang pengumpul dari daerah Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel harga karet di tingkat petani semakin membaik menyusul di tingkat pabrik atau pengusaha ekspor terus mengalami kenaikan.

Ketika ditemui usai menjual karet di salah satu pabrik pengolahan di kawasan Kertapati, Palembang, ia mengatakan bahwa pedagang pengumpul dari daerahnya rata-rata menjual hasil salah satu komoditas perkebunan itu ke pabrik Sunan di kawasan Kecamatan Kertapati, Palembang dengan harga Rp21.500 hingga Rp22 ribu per kg.

Menurut dia, harga karet petani di tingkat pabrik di Kota Palembang bervariasi bahkan ada pengusaha pabrik berani membeli lebih tinggi lagi. Namun para pedagang pengumpul dari daerah Pampangan, sudah rutin menjual ke pabrik Sunan di Kertapati.

Harga karet kualitas ekspor di tingkat pabrik yang ada di wilayah Kota Palembang dalam sebulan terakhir, untuk karet kualitas ekspor kadar 90 persen tercatat Rp45.797 per kilogram, naik dibanding sebelumnya di kisaran Rp45.441 per kg.

Harga bokar kualitas 80 persen Rp40.708 per kg, juga terjadi kenaikan dibanding sebelumnya Rp40.392 per kg.

Sekretaris Gapkindo Sumatra Selatan H Awie Aman di Palembang mengatakan bahwa harga karet kualitas ekspor dalam sebulan terakhir selalu berfluktuasi karena tergantung pasaran di luar negeri.

Menurut dia, walaupun selalu terjadi perubahan harga, perbedaannya tidak terlalu signifikan dan bahkan cenderung semakin membaik.

Harga karet di Sumsel, memang dipengaruhi pasaran di luar negeri, karena hampir seluruh produksinya diekspor melalui belasan perusahaan pengolahan karet anggota Gapkindo setempat, katanya Theo

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s