Harga bawang merah melambung

JAKARTA. Lonjakan harga bumbu masakan belum berhenti juga. Setelah cabai, kini giliran harga bawang merah yang melonjak tinggi. Bahkan, lonjakan harga bawang merah diperkirakan akan berlanjut beberapa pekan ke depan.

Lonjakan harga bawang merah dipicu minimnya pasokan di pasaran. Laporan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan, harga rata-rata bawang merah pada Januari 2011 lalu sebesar Rp 24.056 per kilogram (kg). Harga ini naik 1,7% dibanding harganya di Desember 2010 sebesar Rp 23.648 per kg.

Tapi kalau kita bandingkan dengan harganya di Januari 2010, maka lonjakan harga bawang merah sangatlah tinggi. Pada Januari 2010 harga bawang merah masih di kisaran Rp 12.871 per kg. Artinya, dalam setahun ini, harga bawang merah melonjak 86,9%.

Kenaikan harga bawang merah pada Januari 2011 turut mengerek laju inflasi. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengungkapkan, dari angka inflasi Januari sebesar 0,89%, sebanyak 0,07% disumbang oleh kenaikan harga bawang merah. “Bawang merah menyumbang kenaikan inflasi di urutan ke empat setelah beras, cabai rawit, dan ikan segar,” kata Rusman, Selasa (1/2).

Wakil Ketua Asosiasi Perbenihan bawang merah Indonesia (APBMI) Akat mengatakan, dilihat dari sisi kebutuhan, permintaan bawang merah sebenarnya cenderung stabil. “Tapi, akibat penurunan pasokan yang disebabkan berkurangnya lahan panen membuat harga bawang melonjak,” ujarnya kepada KONTAN.

Pasokan bawang merah melorot seiring susutnya areal tanam bawang merah. Tingginya curah hujan membuat banyak petani beralih menanam padi lantaran tingginya curah hujan membuat produktivitas bawang merah turun.

Menurut Akat, dalam kondisi normal setiap satu hektare lahan bisa menghasilkan bawang merah sekitar 20 ton. Tapi saat kondisi basah, satu hektare lahan hanya menghasilkan 12 ton.

Harga bawang merah tampaknya belum akan turun dalam waktu dekat. Bahkan, “Harga bawang merah bisa melonjak hingga Rp 25.000 per kg,” ujar Akat.

Sebab menurut Akat, panen raya di sentra pertanian bawang, seperti Brebes, baru dimulai Juli 2011. Sementara di Probolinggo pada Agustus. Saat itulah, ia memperkirakan harga bawang merah akan melandai. Theo

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s